Sukses di Pulau Bangka, Program Melati Tuk Ketapang Sasar Pulau Belitung



06 Sep 2020       Dilihat 385 kali       Administrator



Sukses di Pulau Bangka, Program Melati Tuk Ketapang Sasar Pulau Belitung

MANGGAR - Program unggulan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung (Kwarda Babel), Memanfaatkan Lahan Tidur Untuk Ketahanan Pangan (Melati Tuk Ketapang) akhirnya diluncurkan di Pulau Belitung pada tanggal 26 Agustus kemarin. Setelah menjalani Training of Trainer (ToT) di Pulau Bangka dan berjalan seiring evaluasi tim panitia, Melati Tuk Ketapang di Pulau Belitung mulai akan dijalankan.

ToT yang bertempat di aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Melati Tuk Ketapang menyasar dua Kwarcab di Pulau Belitung, yakni, Kwarcab Belitung dan Belitung Timur. Tim Melati Tuk Ketapang datang langsung menggelar ToT Melati Tuk Ketapang sesi dua khusus di Pulau Belitung yang dipimpin langsung Wakil Ketua Bidang Binawasa dan Bela Negara Kwarda Babel, Kak Soemarno.

Ketua Pelaksanaan Melati Tuk Ketapang, Kak Wan Fahreza mengatakan, program ini merupakan inisiasi Ketua Kwarda Babel, Kak Melati Erzaldi sebagai dukungan ke pemerintah dalam ketahanan pangan. Kegiatan ini juga sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui peran pembina atau pelatih Pramuka dalam memberikan edukasi dan memotivasi para peserta didik di lapangan.

"Kegiatan ini juga tidak menutup kemungkinan dapat menjadi bentuk usaha, baik level Kwartir Cabang, Ranting bahkan Gugus Depan," jelas Kak Wan Fahreza.

Dalam ToT ini, tim menjelaskan penanaman sejumlah tanaman pangan secara alami tanpa bahan kimia. Kemudian, mereka juga membagikan bibit ubi jalar, ikan lele dalam program budikdamber dan aquaponic.

"Melati Tuk Ketapang ini salah satu sistem kegiatan bagi para pembina atau pelatih di kwartir-kwartir cabang atau ranting melaksanakan kegiatan pembinaan bagi peserta didik di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan inovatif ini dapat mendorong dan memotivasi peserta didik baik dari usia siaga, penggalang, penegak maupun pandega," jelas Kak Wan Fahreza.

Dalam menjalankan ketahanan pangan, berupa penanaman umbi jalar di dalam karung, budikdamber lele (budidaya ikan di dalam ember) dan aquaponic (kangkung).

"Harapan kami, kegiatan ini dapat memenuhi kebutuhan skala rumah tangga yang dimulai dari keluarga anggota Pramuka itu sendiri. Kemudian dapat ditularkan kepada masyarakat sekitarnya sehingga menjadi tren di masyarakat Babel," katanya. (*)


Sumber : Bidang Binawasabene
Penulis : Juliadi
Editor : Awan
Fotografer : Humas Kwarda

Selamat Datang di Website Resmi Kwartir Daerah Kepulauan Bangka Belitung